Buka Bersama Keluarga Besar SMK Muhammadiyah Salaman: Puasa tidak Sekadar Menahan Hawa dan Nafsu

Magelang – Keluarga besar SMK Muhammadiyah Salaman menyelenggarakan Pengajian dan Buka Puasa Bersama pada hari Jumat, 14 April 2022. Acara tersebut diawali dengan pembacaan Al Quran oleh Bapak Abdullah Maksum Arifai, S. Pd. I. Acara selanjutnya, adalah sambutan Kepala SMK Muhammadiyah Salaman menghimbau agar warga SMK selalu memanjatkan doa agar PPDB Tahun Pelajaran 2022/2023 agar sukses.

Inti acara diisi oleh Bapak H. M. Nasrudin, M. A.. Beliau mengawali tausiyahnya dengan mengingatkan citivas academika SMK Muhammadiyah Salaman bahwa Siti Khatijah yang kekayaannya hampir setengah dari kekayaan Kota Mekkah namun meninggal tanpa bisa membeli kain kafan karena beliau mengabdikan diri beserta hartanya hanya untuk dakwah nabi.

Pada kesempatan tersebut beliau mengaji surat Al Baqarah ayat 183 “Puasa metode untuk meningkatkan keimanan dengan cepat. Tanpa Allah mewajibkan, jika orang berpuasa akan memperoleh peningkatan iman, jasmani, dan rohani,” kata Pak Nasrudin. Beliau menjelaskan ayat Alquran Surat Al Baqarah ayat ke-183 menyebut kewajiban berpuasa tanpa menyebut siapa yang mewajibkannya. Oleh karena puasa adalah milik sendiri atau buah kejujuran dari diri sendiri. Mengapa demikian? Karena puasa akan meningkatkan ketaqwaan. Taqwa adalah mampu menahan diri dari perbuatan yang tidak memberikan manfaat pada saatnya dia berada di sana (akhirat).

Uniknya, manfaat puasa yang diperoleh masing-masing muslim berbeda-beda. Beliau mencontohkan, ada santri yang merasa lebih irit setelah berpuasa, ada santri yang mengatakan bahwa rejeki orangtuanya menjadi lebih lancar setelah membuatkan takjil buka puasa. Pada dasarnya puasa, puasa dapat untuk menahan hawa dan nafsu, lanjutnya.

Acara tersebut diakhiri dengan doa bersama untuk kesuksesan PPDB SMK Muhammadiyah Salaman Tahun Pelajaran 2022/2023 yang dipimpin oleh Ustad H. M. Sundarto, S. Pd. I.

Kontributor: Ruliani Adininggar, S. S.
Fotografer : Ruliani Adininggar, S. S.