(0293) 335166 smkmuhsalaman@gmail.com

SMK MUHAMMADIYAH SALAMAN SELENGGARAKAN MAPETA KELAS XII TAHUN 2026 SEBAGAI BEKAL AKHIR MENYONGSONG KELULUSAN

May 1, 2026 | Uncategorized

SMK Muhammadiyah Salaman menyelenggarakan kegiatan MAPETA (Masa Pembekalan Tahap Akhir) bagi peserta didik kelas XII pada tanggal 28–30 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam memberikan pembekalan akhir kepada siswa yang akan segera menyelesaikan pendidikan menengah kejuruan dan memasuki tahapan kehidupan berikutnya, baik di dunia kerja, dunia usaha, maupun pendidikan lanjutan.

Dengan mengusung tema “Skill Kuat, Mental Hebat”, kegiatan MAPETA dirancang sebagai sarana penegasan, penguatan, dan perangkuman seluruh proses pembelajaran yang telah dijalani peserta didik selama tiga tahun di SMK Muhammadiyah Salaman. Kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada penguatan kompetensi, tetapi juga pada pembentukan karakter, kesiapan mental, serta pendalaman nilai-nilai spiritual sebagai bagian integral dari profil lulusan sekolah.

Pelaksanaan MAPETA sejalan dengan visi SMK Muhammadiyah Salaman yang tidak sekadar membekali peserta didik dengan keterampilan dan kompetensi sesuai bidang keahlian, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, serta ketangguhan pribadi. Dengan demikian, lulusan diharapkan mampu tampil sebagai generasi yang siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal ilmu, karakter, dan spiritualitas yang seimbang.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta didik memperoleh berbagai materi pembekalan yang relevan dan aplikatif. Materi ibadah praktis disampaikan oleh Tim AIK SMK Muhammadiyah Salaman sebagai bentuk penguatan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Materi ini menjadi penting sebagai bekal dasar bagi peserta didik agar tetap memiliki fondasi spiritual yang kokoh setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah.

Selanjutnya, peserta didik mendapatkan materi sakinah mawaddah warahmah yang disampaikan oleh KUA Borobudur. Materi ini memberikan wawasan tentang pentingnya membangun kehidupan yang harmonis, bertanggung jawab, dan berlandaskan nilai-nilai agama. Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu siswa memahami pentingnya kedewasaan sikap, etika pergaulan, serta tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Pada aspek pengembangan kemandirian, siswa memperoleh materi kewirausahaan dari PT Andaru. Melalui sesi ini, peserta didik didorong untuk memiliki semangat berwirausaha, keberanian melihat peluang, serta kesiapan dalam menghadapi dinamika dunia kerja dan usaha. Materi ini menjadi salah satu bentuk penguatan agar lulusan SMK tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap menciptakan peluang secara mandiri.

Selain itu, kegiatan MAPETA juga menghadirkan training motivasi dari UNIMMA. Sesi ini memberikan dorongan mental, inspirasi, serta penguatan kepercayaan diri kepada peserta didik agar mampu menatap masa depan dengan optimisme. Pembekalan motivasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan psikologis siswa menjelang akhir masa studi dan masa transisi menuju kehidupan pascasekolah.

Sebagai pelengkap rangkaian kegiatan, MAPETA dilanjutkan dengan penyelenggaraan Job Fair dan Edufair. Kegiatan ini memberikan informasi dan wawasan yang lebih luas kepada peserta didik mengenai peluang kerja, dunia industri, dan pilihan pendidikan lanjutan. Dengan adanya kegiatan ini, peserta didik dapat mulai memetakan langkah masa depan secara lebih terarah sesuai dengan minat, bakat, dan kompetensi yang dimiliki.

Secara keseluruhan, kegiatan MAPETA berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh makna. Para peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan antusias dan kesungguhan. Hal ini menunjukkan bahwa MAPETA bukan hanya menjadi agenda seremonial menjelang kelulusan, tetapi benar-benar menjadi ruang pembekalan akhir yang strategis bagi peserta didik kelas XII.

Suasana haru tampak jelas pada saat penutupan kegiatan. Wajah-wajah penuh emosi terlihat dari para siswa kelas XII yang sebentar lagi akan mengakhiri masa mereka mengenakan seragam putih abu-abu. Rasa haru yang sama juga dirasakan oleh bapak dan ibu guru yang selama ini membersamai mereka dalam proses belajar, mendidik, dan membimbing. Momen tersebut menjadi penanda bahwa perjalanan pendidikan di sekolah bukan hanya tentang pencapaian akademik dan keterampilan, tetapi juga tentang ikatan emosional, nilai-nilai kehidupan, dan proses pendewasaan yang membekas dalam hati.

Melalui kegiatan MAPETA Tahun 2026 ini, SMK Muhammadiyah Salaman kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang unggul, tidak hanya dalam aspek keterampilan, tetapi juga dalam mentalitas, karakter, dan spiritualitas. Dengan bekal tersebut, para lulusan diharapkan mampu melangkah ke masa depan sebagai pribadi yang tangguh, berakhlak mulia, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama. (NL)