SALAMAN – Membekali siswa dengan kesiapan mental dan profesionalisme sebelum terjun ke dunia industri, SMK Muhammadiyah Salaman menggelar kegiatan Simulasi Wawancara Kerja selama empat hari, Senin hingga Kamis (7-10/9/2026). Sinergi lintas lini ini melibatkan kolaborasi antara Guru Bahasa Indonesia, Bimbingan Konseling (BK), dan Bursa Kerja Khusus (BKK) yang dipusatkan di ruang BKK sekolah.
Rangkaian kegiatan dirancang menyerupai tahapan seleksi nyata di dunia kerja. Pada tahap awal, para peserta berhadapan dengan tim Guru Bahasa Indonesia untuk menjalani pengecekan berkas dokumen lamaran. Tahap ini menguji kerapian, kesesuaian format Curriculum Vitae (CV), hingga penggunaan tata bahasa yang komunikatif dan efektif.
Setelah lolos verifikasi berkas, siswa melanjutkan ke sesi pendampingan bersama Guru BK untuk pembekalan etika, gestur tubuh, serta kesiapan mental. Tahapan puncak berlangsung saat siswa berhadapan langsung dengan tim BKK yang berperan sebagai Human Resources Development (HRD). Dalam sesi simulasi wawancara final ini, para peserta diuji melalui berbagai pertanyaan kritis terkait kompetensi keahlian, penyelesaian masalah, hingga motivasi kerja.
Melalui simulasi yang komprehensif ini, SMK Muhammadiyah Salaman membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki rasa percaya diri dan daya saing tinggi saat memasuki pasar kerja. (hum)

