Magelang, 8 Januari 2025 — Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) serta Pendidikan Non Formal (PNF) PDM Kabupaten Magelang, Drs. Muh Rofi, M.Pd, mendampingi proses verifikasi pembukaan Program Keahlian Layanan Kesehatan (LK) di SMK Muhammadiyah Salaman. Verifikasi tersebut dilakukan sebagai langkah awal agar program baru tersebut dapat dioperasikan resmi sesuai standar pendidikan kejuruan. Dikdasmen Muhammadiyah Magelang
Verifikasi dilakukan oleh tim dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jawa Tengah, yang diwakili oleh Kasi Cabang, Titik Nuraini, bersama Pengawas SMK, Drs. Mahmud, M.Pd, dan tim pendamping internal sekolah. Mereka meninjau kesiapan sarana & prasarana, kurikulum, tenaga pendidik, dan dokumen pendukung lainnya. Dikdasmen Muhammadiyah Magelang
Dalam sambutannya, Drs. Muh Rofi menyampaikan apresiasi atas langkah progresif SMK Muhammadiyah Salaman dan dukungan dari pihak sekolah dalam menyiapkan data serta fasilitas yang diperlukan. Beliau menyebut bahwa pembukaan jurusan kesehatan di SMK ini menjadi bagian dari visi yang lebih besar agar siswa tidak hanya kompeten di bidang teknis, tetapi juga punya karakter dan integritas sesuai nilai Muhammadiyah. Dikdasmen Muhammadiyah Magelang
Pihak tim verifikasi dari Dinas Pendidikan memberikan masukan konstruktif kepada sekolah. Titik Nuraini menyatakan harapannya agar sekolah segera melengkapi kekurangan yang ada agar proses perizinan dan operasional dapat berjalan lancar. “Kami berharap program keahlian Layanan Kesehatan dapat segera terlaksana dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” kata beliau. Dikdasmen Muhammadiyah Magelang
Diskusi antara tim verifikasi, pimpinan sekolah, dan para guru digelar sebagai bagian dari proses verifikasi. Mereka membahas langkah-langkah detail yang harus dipenuhi agar kelayakan program dapat dicapai, termasuk pengadaan fasilitas laboratorium kesehatan, tenaga pengampu kompeten, dan materi praktik. Dikdasmen Muhammadiyah Magelang
Dengan optimisme tinggi, SMK Muhammadiyah Salaman mempersiapkan diri agar ketika program layanan kesehatan resmi dibuka, siswa dapat langsung belajar dengan fasilitas memadai dan dukungan pengajar yang profesional. Sekolah berharap bahwa jurusan baru ini nantinya dapat menjadi salah satu unggulan dan menjawab kebutuhan masyarakat akan tenaga kesehatan terampil.
